materi samba server

samba server

Fungsi dari Samba Server
  1. Menghubungkan antara mesin Linux (UNIX) dengan mesin Windows. Sebagai perangkat lunak cukup banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh samba software, mulai dari menjembatani sharing file, sharing device, PDC, firewall, DNS, DHCP, FTP, webserver, sebagai gateway, mail server, proxy dan lain-lain. Fasilitas pengremote seperti telnet dan ssh juga tersedia. Salah satu keunggulan lainnya adalah adanya aplikasi pengaturan yang tidak lagi hanya berbasis teks, tetapi juga berbasis grafis yaitu swat. Menempatkan masin Linux/UNIX sebagai PDC (Primary Domain Controller) seperti yang dilakukan oleh NT dalam jaringan Wondows
  2. Samba PDC (Primary Domain Controller) bertujuan sebagai komputer yang akan melakukan validasi user kepada setiap client yang akan bergabung dalam satu domain tertentu, dengan kata lain hanya user yang terdaftar yang diijinkan masuk ke domain tersebut dan mengakses semua fasilitas domain yang disediakan

Cara Konfigurasi Samba Server Di Debian 8Untuk konfigurasi samba server, ada beberapa tahap yang harus dilakukan. Berikut penjelasannya secara lengkap

Instalasi Samba
1. Pertama, lakukanlah instalasi samba, dengan cara mengetikkan perintah : apt-get install sambacara konfigurasi samba server

2. Setelah itu, tekan tombol lalu enter jika muncul pertanyaan seperti pada gambar di bawah ini.cara konfigurasi samba server

3. Selanjutnya, masukkanla DVD binary 1 lalu tekan enter, yang mana DVD binary 1 adalah tempat paket samba berada. cara konfigurasi samba server

4. Tunggulah proses instalasi samba sampai selesai. 


Pembuatan direktori yang akan dishare serta user 1. Buatlah direktori yang akan sobat share dengan cara mengetikkan perintah:mkdir /home/intutokocara konfigurasi samba serverPerintah diatas berarti saya membuat direktori dengan nama "intutoko" di dalam direktori "/home".  
2. Berikanlah akses read write untuk folder tersebut dengan cara mengetikkan perintah:
chmod 777 /home/intutokocara konfigurasi samba server
 
3. Selanjutnya, tambahkanlah user baru yang akan digunakan untuk folder yang akan di sharing nanti, dengan cara mengetikkan perintah:
useradd intutokocara konfigurasi samba server Ganti "intutoko" dengan user yang sobat inginkan

 4. Selanjutnya, berikanlah password untuk user yang telah dibuat, dengan cara mengetikkan perintah:smbpasswd -a intutokocara konfigurasi samba server Isilah password yang ingin sobat gunakan pada "New SMB password" dan isilah kembali password tersebut untuk konfirmasi pada "Retype new SMB password".


Menambahkan script samba pada file samba

1. Langsung saja ketikkan perintah berikut lalu tekan enter.nano /etc/samba/smb.conf  cara konfigurasi samba server


2. Jika file sudah terbuka, tambahkan script berikut pada bagian paling bawah.[intutoko]path = /home/intutokovalid user = intutokobrowseable = yeswriteable = yesUntuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut !cara konfigurasi samba serverKeterangan:[intutoko] nama folder yang akan ditampilkan di PC Clientpath = /home/intutokolokasi direktori yang di share.valid user = intutokouser yang digunakan.browseable = yesmengizinkan melakukan penjelajahan terhadap folder yang dishare.writeable = yesmengizinkan melakukan perubahan terhadap folder beserta isi dari folder tersebut. 
Setelah mengisikan script diatas, simpanlah dengan cara menekan "Ctrl+X>y>enter".

3. Restartlah samba dengan cara mengetikkan perintah:/etc/init.d/samba restartcara konfigurasi samba serverSetelah merestart samba, berarti folder yang telah kita buat akan dapat diakses oleh client.



Mengakses folder yang dishare pada PC client
Setelah melakukan konfigurasi, maka folder yang dishare dapat langsung kita akses di PC client. Berikut cara untuk mengakses folder yang telah dishare tadi di PC client.

1. Bukalah My computer, lalu klik pada bagian Network. Maka akan muncul nama dari PC server sobat, seperti pada gambar di bawah.


2. Double klik pada nama PC server sobat, lalu masukkan username dan user yang telah dibuat tadi.

3. Setelah itu, maka akan muncul folder yang telah dishare tadi. 


Dengan demikian, berarti konfigurasi samba server yang telah dilakukan sudah sepenuhnya berhasil, dan dengan berhasilnya konfigurasi yang telah dilakukan, berarti selesai pula lah artikel ini. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya.Keunggulan SAMBA


Komentar